Selasa, 03 Mei 2016

Gaji Rp 3 jt Bisa Beli Rumah ?




Di sebuah forum tanya jawab  keuangan seorang karyawan bertanya apakah dengan gaji Rp 3.000.000,- dia dapat membeli sebuah rumah.

Berikut ringkasan jawaban dari pakar keuangan.

Menabung Rp 300.000,- per bulan untuk pembayaran uang muka rumah.
Berdasarkan gaji yang diterima disarankan cicilan tidak melampaui Rp 1.050.000,- atau 35% dari pendapatan.

Dengan asumsi bunga KPR 12% dan angsuran selama 15 tahun maka harga rumah yang dapat dibeli adalah seharga Rp 134,5 jt. Karena peraturan pemerintah mensyaratkan bank maksimum menanggung 65% dari harga rumah yang dijadikan jaminan maka diperlukan uang muka sebesar Rp 47 jt.

Dengan tabungan sebesar Rp 300.000,- per bulan diperlukan waktu 157 bulan atau 13 tahun untuk mengumpulkan uang muka pembelian rumah.

Bandingkan dengan menabung cerdas di 3i Network. Dengan asumsi usia karyawan adalah 30 th dan asumsi imbal hasil dari unitlink adalah 20% per tahun maka karyawan tersebut membutuhkan waktu  9 tahun untuk memiliki tabungan sebesar Rp 49.000.000n,- . Selain itu juga mendapatkan uang pertanggungan jika meninggal sebesar Rp 21.000.000,- dan kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai 31 Network dapat menghubungi Jeffrey Pin BB 297C1195 dan WA 0888 0480 0897.

Selasa, 26 April 2016

Anda Termasuk Orang Kaya Atau Orang Yang Merasa Kaya





Yang dimaksud dengan memiliki banyak uang jika dituangkan dalam bentuk uang / asset berapa jumlahnya ?
DI Amerika, orang yang memiliki uang lebih dari 1 juta dolar yang diinvestasikan  disebut milliuner. Ini hanya jumlah yang diinvestasikan saja lho bukan total kekayaan.
Jika 1 dolar US  sama dengan Rp 13.000 maka  orang kaya di Indonesia adalah orang yang memiliki investasi minimal Rp 13 M. Jika yang diinvestasikan saja besarnya 13 M kira-kira berapa ya total seluruh hartanya ? Hm …. Orang-orang yang memiliki uang sebanyak ini biasanya justru tidak merasa kaya sehingga tetap rendah hati dan menghargai orang lain.

Orang Kaya Mencintai Pekerjaannya
Kebanyakan miliader justru tidak ongkang-ongkang kaki tapi mereka tetap bekerja. Bekerja bagi miliader bukan suatu beban tapi suatu kenikmatan. Mereka merasa sangat bergairah dan bersemangat ketika  mengelola bisnisnya sehingga jarang ada miliader yang menyerahkan 100% pengelolaan usahanya kepada orang-orang kepercayaannya.
Sebagain besar miliader adalah pekerja keras. Mereka kaya bukan karena warisan tapi karena bekerja keras.

Orang Kaya Senang Belajar
Miliader selalu mengupgrade dirinya lewat buku, seminar, workshop dan lain-lain. Miliader tidak pernah berhenti belajar dan mau menerima pemikiran orang lain. Memiliki wawasan yang luas adalah salah satu hal yang mendukung kesuksesan mereka.

Orang Kaya Menghargai Orang Lain
Senang bekerjasama dengan orang lain adalah salah satu cirri khas miliader. Mereka menghargai orang lain sekalipun itu pegawainya sendiri atau orang yang lebih muda atau orang dengan kekayaan jauh dibawah mereka. Orang kaya sadar bahwa ada kekuatan besar dibalik kerjasama tim.

Orang Kaya Lebih Suka Berinvestasi Daripada Belanja
Orang kaya identik dengan orang yang suka membeli barang-barang bermerek yang harganya selangit, setiap hari kerjanya menghambur-hamburkan uang di pusat perbelanjaan. Fakta yang mengejutkan ternyata orang kaya lebih suka menabung dan berinvestasi daripada berbelanja. Jumlah yang mereka belanjakan jauh lebih kecil dari penghasilan mereka namun karena penghasilan mereka sangat besar sehingga mereka dapat mengeluarkan uang dalam jumlah banyak ketika mereka membeli sesuatu.


Sekarang anda tahu termasuk dalam golongan yang mana ?
Jika ingin mengikuti jejak orang kaya yang suka menabung dan berinvestasi, saya dengan senang hati akan membantu anda.  Sebuah tabungan yang inovatif karena memiliki 3 manfaat sekaligus yaitu sebagai tabungan investasi, proteksi dan peluang mendapat tambahan penghasilan. Perusahaan telah berdiri selama 41 tahun, memiliki ijin yang lengkap dan dibawah pengawasan OJK sehingga membuat dana anda terjamin keamanannya. Untuk info lebih lanjut hubungi  menghubungi Jeffrey Pin BB 297C1195 dan WA 0888 0480 0897.

Jumat, 22 April 2016

Pengertian Reksadana dan Ragamnya


Investasi reksadana


Pengertian reksadana menurut Undang-undang Pasar Modal nomor 8 taun 1995 pasal 1, ayat 27 adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh menejemen investasi.

Dana masyarakat yang terkumpul lewat reksadana oeleh menejemen investasi digunakan untuk membeli instrument investasi yang diperdagangkan di pasar modal seperti saham biasa, obligasi milik pemerintah, obligasi swasta, commercial paper, valas dan sertifikat Bank Indonesia ( SBI ).

Keuntungan dari investasi di reksadana adalah pemilik modal tidak perlu repot memilih pada instrument inestasi mana dananya akan ditempatkan karena ada menejemen investasi yang mengaturnya. Yang perlu dilakukan oleh pemilik modal adalah memilih menejemen investasi yang dapat dipercaya dan professional agar dananya dapat diputar dan member hasil yang maksimal.

RAGAM REKSADANA
1.      Reksadana Pasar Uang
Dana investor diinvestasikan pada instrument pasar uang seperti deposito, SBI valas dan obligasi. Cocok untuk investasi dengan jangka waktu 1 tahun.

2.      Reksadana Pendapatan Tetap
Dana investor diinvestasikan pada obligasi, deposito dan instrument pasar uang lainnya. Cocok untuk investor yang ingin menginvestasikan dananya dalam jangka waktu 1 – 3 tahun.

3.      Reksadana Campuran
Dana investor diinvestasikan secara berimbang antara saham dan instrument investasi lain di pasar uang. Jenis reksadana ini cocok bagi yang ingin menginvestasikan dananya dalam waktu 3 – 10 tahun.

4.      Reksadana Saham
Sebagian dana investor diinvestasikan pada pasar saham dan sisanya diinvestasikan pada instrument pasar modal lainnya. Cocok untuk investasi jangka panjang ( 10 tahun ).

Senin, 18 April 2016

Ragam Investasi Tepat Untuk Masa Depan



Ragam instrumen investasi


Investasi yang tepat dapat menyelamatkan dana kita dari pencuri yang tidak terlihat yang bernama inflasi. Tanpa kita sadari setiap tahun  nilai uang kita terus menurun. Ragam investasi yang dapat menjadi pilihan bagi antara lain saham, reksadana, unitlink, property dan emas,

Sebelum menentukan pilihan untuk investasi mari kita cermati beberapa hal berikut ini.


Investasi saham 
Saat ini untuk berinvestasi saham tidak dibutuhkan modal besar cukup dengan modal awal sebesar Rp 100.000,- dan 1 lot saham saat ini adalah 100 lembar. Namun demikian tetap diperlukan kemampuan untuk melakukan analisa sehingga saham yang kita beli member keuntungan dimasa mendatang. Salah membeli saham dapat membuat kita rugi atau butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan keuntungan.

Investasi reksadana
Ada dua pilihan dalam penempatan dana di reksadana, pilihan pertama adalah investasi sekaligus biasanya ini menjadi pilihan investor yang memiliki dana dalam jumlah besar, keuntungannya dapat memperoleh kenaikan yang besar.

Pilihan kedua adalah dengan cara mencicl setiap bulannya, pilihan ini cocok bagi yang memiliki dana terbatas tapi ingin berinvestasi di reksadana.

Investasi unitlink
Varian dari reksadana adalah Unitlink. Unitlink  adalah gabungan antara asuransi dan investasi. Masa pembayaran asuransi yang cukup lama sering dikeluhkan oleh nasabah karena itu perusahaan asuransi menggabungkan asuransi dengan reksadana dengan tujuan keuntungan dari reksadana dapat digunakan untuk memperpendek masa pembayaran asuransi. Pembayaran untuk unitlink flexible bisa tiap bulan, 3 bulanan, 6 bulanan, 1 tahunan dan sekaligus tergantung kemampuan nasabah.

Kabar baiknya untuk saat ini unitlink tidak dikenakan pajak karena didalamnya terdapat fitur asuransi beda dengan reksadana yang harus bayar pajak.

http://swa.co.id/portfolio/19-unit-link-dengan-return-tertinggi

Investasi property
Investasi property sejak jaman dahulu member keuntungan yang menjanjikan karena jumlah tanah yang terbatas dan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. Untuk investasi di bidang property dibutuhkan dana yang cukup besar dan kurang likuid karena disaat kita membutuhkan uang terkadang property yang kita jual tidak segera laku.

Investasi emas
Investasi emas yang dimaksud adalah emas batangan karena investasi dalam bentuk emas perhiasan memberikan profit tidak sebesar emas batangan. Investasi emas likuid karena dapat kita jual kapan saja hanya perlu berhati-hati dalam menyimpannya.

Selamat berinvestasi.

Senin, 26 Juli 2010

Obama Batasi Gerak Wall Street

INILAH.COM, Jakarta - Berakhir sudah kejayaan kerajaan finansial Wall Street. Pelaku di pasar keuangan yang menjadi kiblat dan pusat perputaran uang dunia itu tak lagi bisa seenaknya berspekulasi, bermain instrumen derivatif, dan memakai dana pihak ketiga tanpa pertanggunjawaban yang jelas.
Presiden Obama berhasil meloloskan satu undang-undang yang membatasi gerak hampir semua pelaku pasar modal di bursa New York, nama resmi pasar saham Wall Street.
Coba perhatikan ini: bank-bank umum tidak boleh lagi melakukan investasi di pasar modal tanpa persetujuan nasabahnya, suatu hal yang dulu bisa dilakukan seenaknya oleh bank hanya karena tidak ada pembatasan antara bank dalam arti konvesional (yakni mengumpulkan uang dari masyarakat lalu menyalurkannya dalam bentuk kredit) dan bank investasi yang kerjanya menanamkan dana di pasar keuangan.
Sebenarnya, aturan seperti ini sudah pernah dipakai puluhan tahun sebelumnya, lalu kemudian atas desakan Wall Street, Presiden Clinton mencabutnya pada November 1999. Aturan ini bernama Undang-undang Glass - Steagall (mengacu kepada nama senator yang mengusulkan undang-undang ini) yang membatasi bank umum (konvensional) bergabung dengan bank investasi dalam menanamkan dananya di bursa. Undang-undang ini dibuat pascakejatuhan Wall Street.
Mudah diduga, aturan ini lahir di atas asumsi bahwa bank konvesional yang ikut bermain saham akan memberi dana segar kepada segelintir pemain bursa yang tamak atau penjudi. Tapi, Presiden Clinton rupanya tak mampu bertahan dari tekanan perusahaan di Wall Street, maka aturan itu pun dicabut.
Lawrence G. McDonal, Wakil Presiden Lehman Brothers (bank investasi berusia lebih dari 150 tahun yang ikut bangkrut akibat krisis keuangan di Amerika tahun 2008) mengatakan, dicabutnya Undang-undang Glass-Steagall menjadi penyebab kahancuran Wall Street pada 2008 lalu.
"Presiden Clinton mencabut Undang-undang Glass-Steagall dan kurang dari satu dekade, kebijakan itu secara langsung bertanggung jawab atas terseretnya seluruh dunia ke ambang puing-puing kehancuran keuangan," tulis Mcdonal dalam buku berjudul "The Collapse of Lehman Brothers" yang dia hadirkan sebagai kesaksian bagaimana perusahaan itu hancur akibat krisis keuangan 2008 di Amerika.
Kini, pendulum kebebasan pasar di Amerika kembali bergerak ke arah yang lebih ketat. Dan, Presiden Obama yang menggesernya setelah melihat bahwa kebebasan yang berlebihan tanpa batas, sebagaimana dianut oleh penganjur neoliberalisme, menjadi biang kerok masalah di pasar keuangan.
Obama yang telah mengancam akan membatasi gerak Wall Street jauh sebelum dia masuk ke Gedung Putih beranggapan bahwa pemain di pasar finansial terlalu serakah dan karenanya harus dibatasi agar tidak menjadi penyebab kehancuran bursa. Dia mewujudkannya pekan lalu bukan tanpa perlawanan dari mereka yang mengagung-agungkan pasar tanpa campur tangan pemerintah.
Obama dituduh sebagai sosialis dan penentang asas utama kapitalisme Amerika: pasar bebas dari aturan dan jauh dari campur tangan pemerintah.
Tapi Obama bergeming. Lihatlah, dia tidak saja membatasi investasi bank umum, tapi juga membatasi gerak para memilik dana lindung nilai (hedge fund) yang secara natural melakukan investasi dengan tingkat risiko tinggi dan tidak memiliki rintangan aturan. Perdagangan derivatif juga tak lepas dari jangkauan aturan baru sektor keuangan itu.
Perpaduan antara invesrasi tanpa aturan bagi bank umum, hedge fund yang tak diawasi, serta perdagangan instrumen derivatif yang lebih dekat ke judi ketimbang investasi dinilai sebagai sumber masalah di pasar finansial. Amerika pun mengaturnya dengan ketat.
Fakta bahwa Amerika terpaksa melakukan pembatasan atau regulasi di pasar keuangannya demi menjada stabilitas membuktikan bahwa pasar yang kebablasan akan menuai masalah. Jadi, bagi negara yang selama ini mengangung-agungkan Amerika sebagai rujukan pasar bebas, dan karenanya akan melepaskan pasar finansialnya tanpa aturan, sudah tiba saatnya untuk berpikir ulang.
Di masa depan, ancaman kehancuran ekonomi dunia akan datang dari sektor finansial, karena itu terlalu gegabah untuk membiarkan sektor ini mengatur dirinya sendiri dan membiarkan jenderal-jenderal uang menguasai lapangan tanpa komandan yang mengawasi.

Analisa IHSG 26 Juli 2010

Pada perdagangan Jumat (23/7), IHSG ditutup naik 32,097 poin (1,06%) ke level 3.042,020. Perdagangan hari Jumat cukup ramai,  volume transaksi tercatat sebesar 6,593 miliar lembar saham, senilai Rp4,786 triliun dan frekuensi 118.071 kali.

Sebanyak 129 saham naik, 88 saham turun dan 75 saham stagnan. Investor asing pun tampaknya ikut menikmati pelbagai sentimen positif di lantai bursa. Terlihat dari transaksi beli bersih asing (foreign net buy) yang mencapai angka Rp789 miliar. Rinciannya adalah transaksi beli sebesar Rp1,7 triliun dan transaksi jual hanya Rp922 miliar.

Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah:
  • Senin,  IHSG melemah 16,878 poin (0,56%) ke level 2.975,572.
  • Selasa, IHSG naik 19,869 poin (0,66%) ke level 2.995,441.
  • Rabu, IHSG naik 17,960 poin (0,59%) ke level 3.013,401.
  • Kamis, IHSG turun tipis 3,478 poin (0,12%) ke level 3.009,923.
  • Jumat, IHSG naik tajam 32,097 poin (1,06%) ke level 3.042,020. 

Hari ini mengawali perdagangan di minggu terakhir bulan Juli, indeks diprediksi berpotensi melanjutkan rekor penguatannya. Diperkirakan indeks akan bergerak di level 2.950 sebagai support dan 3100 sebagai resistance.

Minggu lalu rilis laba emiten Amerika, Microsoft, Apple, Adidas, dan Ford Motor. membuat investor optimis.Sekalipun Ben Bernanke mengatakan pertumbuhan ekonomi AS berada dalan kondisi tidak jelas namun rilis laba emiten AS yang bagus membuat bursa bergerak di zona hijau. Kinerja koorporasi dan makro ekonomi AS masih akan mewarnai pergerakan bursa global.Selain itu juga didukung oleh rilis positif data sentimen bisnis Jerman dari Ifo untuk periode Juli yang naik ke level tertinggi selama 3 tahun

Dari dalam negeri laba emiten di semester 1 tahun 2010 menggembirakan.  Disamping itu, terus menguatnya  harga komoditas dunia juga diprediksi akan mendorong penguatan bursa saham Indonesia, mengingat sebagian besar emiten di bursa saham Indonesia adalah emiten yang berbasis komoditas

Minggu ini  saham-saham sektor perbankan, pertambangan batubara, infrastruktur dan property perlu dicermati.

Ada beberapa data ekonomi yang akan rilis minggu ini dan patut untuk dicermati yaitu Money Supply M3 (Selasa) dan Survei kuartalan Bank Lending ECB (Rabu). Dari AS akan dinantikan data consumer confidence (Senin ini) dan big figure GDP Q2 (Jumat).

Rumor

NILAH.COM, Jakarta - Saham PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) saat ini dalam radar investasi pemodal asing maupun lokal.
Hal ini seiring dengan kabar di kalangan pelaku pasar modal yang menyebutkan salah satu bank di Asia bakal menjadi pemegang saham mayoritas di perseroan dalam waktu dekat ini. Kedua belah pihak diwartakan tengah bernegosiasi harga jual di level Rp250-300 per saham.
Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa Jumat (23/7) harga saham BVIC ditutup naik Rp10 ke Rp138. [cms]